Feeds:
Posts
Comments

Archive for October, 2009

” Saya gunakan hari ini untuk belajar, bertumbuh dan

membuat hidup saya lebih baik “

” Saya membantu orang lain untuk mengembangkan diri. Hal ini membuat saya

merasa lebih bermanfaat untuk orang lain “

” Mata saya terbuka untuk pelajaran yang diberikan oleh

pengalaman dan kehidupan “

Advertisements

Read Full Post »

” Saya memiliki kapasitas yang tak terbatas untuk mencintai .. “

” Cinta saya tumbuh dan makin besar untuk orang-orang yang saya sayangi “

” Saya layak untuk mendapatkan cinta dan mensyukurinya sebagai anugrah yang indah dari Allah “

Read Full Post »

Untuk mengatasi masalah kesulitan belajar yang terkait dengan sebab faktor kurangnya kematangan mental (kognitif), emosional dan psikologis, beberapa tips yang perlu diketahui oleh orang tua adalah sebagai berikut :

  • Pilih waktu yang baik untuk belajar
  • Pakai buku yang digunakan guru di sekolah
  • Ciptakan suasana belajar yang nyaman dan tenang
  • Melatih anak untuk mendiskusikan isi suatu buku dengan hanya melihat judul buku/sampulnya sebelum anak mulai membaca
  • Melatih anak untuk mengenal angka atau huruf dengan alat peraga yang dapat diraba dan dengan warna-warna menarik
  • Melatih anak untuk mengenal operasionalisasi tanda dalam matematika dengan memberikan contoh-contoh dari kehidupan sehari-hari
  • Hindari komentar yang negatif
  • Berikan kesempatan kepada anak bila ingin mencoba menyelesaikan pekerjaan rumahnya sendiri
  • Membantu anak belajar sambil bermain

Namun, beberapa kasus kesulitan belajar yang disertai dengan gejala kurangnya kemampuan konsentrasi atau bahkan gangguan hiperaktif, penanganan yang lebih komprehensif memang perlu dilakukan dengan melibatkan tenaga yang ahli di bidangnya.

Pastikan bahwa diagnosa ADD atau ADHD itu datangnya dari dokter anak atau psikolog. Anak-anak usia 3-5 tahun memang memiliki energi yang sangat tinggi dan dorongan yang kuat untuk mengeksplorasi lingkungannya. Jika anak Anda, di satu sisi mampu berkonsentrasi atau asik dengan kegiatan yang disukainya untuk jangka waktu yang cukup lama, namun di sisi lain  seolah ‘tidak bisa diam’ dan selalu bergerak kesana kemari seolah tak pernah merasa capai dengan aktivitasnya, mungkin dia ‘hanya’ anak yang sangat aktif. Bedakan dengan anak yang hiperaktif, yang seolah-olah memiliki ‘motor penggerak’ di dalam dirinya — yang tidak bisa ia kendalikan. Gerakan atau aktivitasnya biasanya tidak terkendali dan menabrak benda-benda yang dilaluinya. Atau, ketika ia akan menendang bola, koordinasi motoriknya sering tidak mendukung. Dan yang pasti, .. dia tidak bisa mengikuti ‘aturan main’ bermain bola.

Banyak kasus ADD dan ADHD memiliki faktor penyebab dengan gangguan otak atau susunan syaraf, sehingga diperlukan penanganan medis.  dr. Tjhin Wiguna, SpKJ mengatakan bahwa meskipun gangguan yang terjadi pada sebagian otak sudah tidak dapat diperbaiki lagi, tetapi masih ada bagian otak lain yang masih dapat dirangsang untuk dapat berfungsi optimal. Oleh karena itu pemberian terapi haruslah sedini dan seoptimal mungkin, sehingga anak diharapkan dapat mengejar apa yang menjadi kekurangannya selama ini.

Penanganan yang diberikan pada kasus anak dengan kesulitan belajar tergantung pada hasil pemeriksaan yang komprehensif dari tim kerja.  Dengan demikian orang tua akan memperoleh pelayanan ‘one stop assessment’ yang mempermudah mereka dalam mencari pertolongan untuk anaknya.

Penanganan yang diberikan pada anak dengan kesulitan belajar meliputi ;

  • Terapi obat
    Pengobatan yang diberikan adalah sesuai dengan gangguan fisik atau psikiatrik yang diderita oleh anak
  • Terapi perilaku
    Terapi perilaku yang sering diberikan adalah modifikasi perilaku. Dalam hal ini anak akan mendapatkan penghargaan langsung jika ia dapat memenuhi suatu tugas atau tanggung jawab atau berperilaku positif tertentu. Di lain pihak, ia akan mendapatkan peringatan jika ia memperlihatkan perilaku negatif. Dengan adanya penghargaan dan peringatan langsung ini maka diharapkan anak dapat mengontrol perilaku negatif yang tidak dikehendaki, baik di sekolah atau di rumah.
  • Psikoterapi suportif
    Dapat diberikan kepada anak dan keluarganya. Tujuannya ialah untuk memberi pengertian dan pemahaman mengenai kesulitan yang ada, sehingga dapat menimbulkan motivasi yang konsisten dalam usaha untuk memerangi kesulitan ini.
  • Pendekatan psikososial lainnya
    – Psikoedukasi orang tua dan guru
    – Pelatihan keterampilan sosial bagi anak
  • Penanganan di sekolah. Dalam hal ini terapi yang paling efektif ialah terapi remedial, yaitu bimbingan langsung oleh guru yang terlatih dalam mengatasi kesulitan belajar anak. Guru remedial ini akan menyusun suatu metoda pengajaran yang sesuai bagi setiap anak. Mereka juga melatih anak untuk dapat belajar dengan baik dengan teknik-teknik pembelajaran tertentu ( sesuai dengan jenis kesulitan belajar yang dihadapi anak ) yang sangat bermanfaat bagi anak dengan kesulitan belajar.

Read Full Post »

Sebelumnya saya ucapkan terimakasih atas respon teman-teman terhadap artikel Deteksi Dini Masalah Kesulitan Belajar (1). Beberapa teman yang memiliki anak dengan ciri-ciri yang disebutkan pada kasus kesulitan belajar, sudah mulai menagih lanjutan artikel saya yang pertama. Mudah-mudahan saya bisa menepati janji saya melalui artikel ini.

Artikel ini saya ambil dari berbagai sumber. Pertama, saya bahas mengenai penyebab kesulitan belajar anak dan dampaknya terhadap prestasi dan perilaku anak. Sementara itu, bahasan mengenai bagaimana tips mengatasi kesulitan belajar anak, akan saya buat dalam artikel tersendiri.

Mudah-mudahan bermanfaat.

Penyebab kesulitan belajar :

A. Kurangnya kematangan fisik, mental atau emosi sesuai dengan usianya.
Faktor ini terutama penting bagi anak-anak  yang akan masuk sekolah dasar

  • Kematangan fisik yang terkait dengan keseimbangan dan koordinasi sensor motorik (daya gerak), kemampuan  motorik kasar dan motorik halus, kesemuanya memegang peranan penting terhadap aktvitas belajar di sekolah
  • Kematangan mental diperlukan untuk membantu anak dalam memusatkan perhatian, menangkap, memikirkan, dan mengolah informasi  yang tidak hanya bersifat konkrit, tetapi juga hal yang abstrak.
  • Kematangan emosi terkait dengan perasaan aman, kemandirian, dan kemampuan dalam menyesuaikan diri dengan lingkungannya.

B. Adanya hambatan fisik atau kelainan organis
Hambatan fisik atau kelainan organis misalnya :

  • Gangguan pendengaran
  • Gangguan penglihatan
  • Cacat pada anggota badan, terutama pada tangan,
  • Gangguan pada syaraf.

C. Kemampuan yang kurang atau justru lebih tinggi
Anak yang memiliki IQ pada range 90-95, sebenarnya masih tergolong pada taraf rata-rata bawah, namun kondisi ini seringkali umumnya diikuti oleh beberapa aspek intelektual yang penting justru berada dibawah rata-rata. Aspek penting ini  antara lain daya abstraksi, daya konsentrasi, dan daya ingatnya, karena akan berpengaruh pada kemampuan anak dalam mengikuti pelajaran di sekolah, sehingga peluang kesulitan yang dihadapi menjadi lebih besar.

Sebaliknya, anak-anak yang berIQ tinggi atau bahkan superior, umumnya menganggap pelajaran yang diberikan di kelas terlalu mudah, sehingga menjadi kurang menarik atau kurang menantang bagi mereka. Respon dari guru juga kadang membuat mereka makin tak acuh atau malah frustrasi, karena merasa potensi mereka yang luar biasa ini tidak terfasilitasi di kelas. Akibatnya, mereka jadi malas, mengganggu teman, membolos atau perilaku lainnya.

D. Adanya hambatan atau gangguan emosi

  • Sikap orang tua yang otoriter, dapat menyebabkan anak merasa tertekan, patah semangat dan hilang inisiatif/kegairahan untuk melaksanakan sesuatu.
  • Sikap orang tua yang telalu melindungi (over-protective), menyebabkan anak merasa tidak mampu melakukan sesuatu. Sikapnya sering ragu-ragu, tidak berani dan selalu mengharapkan atau menunggu bantuan orang lain.
  • Sikap orang tua, guru atau lingkungan yang ‘menolak’ , mengabaikan anak, serta pengalaman-pengalaman traumatik  seperti “broken home” , kekacauan di rumah, juga akan sangat mengganggu ketenangan dan kestabilan jiwa anak.

Hal-hal di atas dapat mempengaruhi sikap anak terhadap belajar, gangguan perilaku, sulit konsentrasi, serta menurunnya daya ingat dan motivasi anak dalam menghadapi pelajaran.


Pemeriksaan apa yang sebaiknya dilakukan ?

Pemeriksaan lengkap terhadap anak dengan kesulitan belajar sebaiknya meliputi berbagai disiplin ilmu, seperti :

1. Dokter anak

Dokter anak merupakan dokter yang sering melakukan skrining awal adanya kesulitan belajar pada anak. Pemeriksaan fisik dan neurologi lengkap biasanya telah dilakukan, termasuk pemeriksaan mata, pendengaran atau kondisi medik lainnya bila diperlukan

2. Psikolog

Pemeriksaan oleh psikolog akan memberikan data mengenai sikap anak dalam menghadapi tugas dan tanggung jawabnya. Selain itu juga memberikan masukan mengenai fungsi kecerdasan, bakat dan minat anak secara keseluruhan.

3. Orthopaedagog
Informasi mengenai pola perilaku dan prestasi akademik anak di sekolah, khususnya di dalam kelas merupakan informasi yang penting diketahui. Informasi ini tidak hanya penting dalam menegakkan diagnosis, tetapi juga dalam tindak lanjut dari penanganan yang akan dan telah diberikan kepada anak.

Dampak Kesulitan Belajar
dr. Tjhin Wiguna, SpKJ, yang juga seorang psikiatrik anak di klinik Anakku Green Ville mengungkapkan bahwa kesulitan belajar yang terjadi pada seorang anak tidak hanya berdampak bagi pertumbuhan dan perkembangan anak saja, tetapi juga berdampak dalam kehidupan keluarga dan juga dapat mempengaruhi interaksi anak dengan lingkungannya. Sistim keluarga dapat mengalami disharmoni oleh karena saling menyalahkan di antara ke dua orang tua. Orang tua merasa frustrasi, marah, kecewa, putus asa, merasa bersalah atau menolak, dengan kondisi ini justru membuat anak dengan kesulitan belajar merasa lebih terpojok lagi.
Anak dengan kesulitan belajar seringkali menuding dirinya sebagai anak yang bodoh, lambat, berbeda dan keterbelakang. Mereka menjadi tegang, malu, rendah diri dan berperilaku nakal, agresif, impulsif atau bahkan menyendiri/menarik diri untuk menutupi kekurangan pada dirinya. Seringkali mereka tampak sulit berinteraksi dengan teman-teman sebayanya, dan lebih mudah bagi mereka untuk bergaul dan bermain dengan anak-anak yang mempunyai usia lebih muda dari mereka. Hal ini menandakan terganggunya sistim harga diri anak. Kondisi ini merupakan sinyal bahwa anak membutuhkan pertolongan segera.

Lihat juga : Tips Mengatasi Masalah Kesulitan Belajar

Read Full Post »

Tujuan kita dalam hidup bukanlah menjadi lebih maju daripada yang lain, melainkan untuk lebih maju dari diri kita sendiri; untuk memecahkan rekor kita sendiri; dan untuk mengalahkan hari-hari kemarin dengan hari ini

Read Full Post »

Tips untuk “New Comer”

Jika Anda adalah ‘orang baru’ di tempat kerja, beberapa tips di bawah ini mudah-mudahan bisa membantu.

  • Datang tepat waktu. Ini adalah salah satu cara menunjukkan kesiapan Anda untuk bekerja. Banyak karyawan yang telah lama bekerja, ‘mengabaikan’ aturan datang tepat waktu, karena merasa sudah aman dengan posisinya. Tapi dengan datang tepat waktu, Anda juga turut menunjukkan bahwa Anda komit dengan pekerjaan yang dibebankan, serta menjalankannya dengan sikap yang disiplin.
  • Adaptasi lingkungan baru. Tidak hanya dengan lingkungan fisik dan sistem yang berlaku di perusahaan, tapi juga dengan orang-orang yang akan bekerja sama dengan Anda. Anggap sebagai suatu hal yang wajar jika Anda menemukan banyak karakter yang berbeda, dan tak selalu sesuai dengan harapan Anda. Di situlah letak tantangannya!
  • Penuhi dengan energi baru.  Ini akan membantu Anda mendongkrak produktivitas. Ingat, energi ini perlu konsisten tinggi di setiap tugas yang Anda hadapi. Carilah cara-cara untuk relaksasi sejenak jika Anda mulai lelah, agar siap untuk tantangan berikutnya.
  • Etiket selalu berlaku. Diantara knowledge, skills dan attitude, alasan yang paling banyak membuat orang dikeluarkan dari pekerjaan adalah masalah attitude. Pastikan Anda menjaga etika dan selalu tampil profesional!
  • Salah bukan berarti menghukum diri sendiri. Dalam kesalahan yang Anda buat, ada pengalaman berharga yang bisa Anda dapatkan. Kebangkitan Anda setelah ini, adalah pembuktian bahwa Anda bisa menjadi lebih baik!
  • Jaga langkah Anda. Pastikan selalu on track menuju sukses ..

TIPS untuk New Comer

  • Penting : kesan pertama ..
  • Gali dan Terbuka
  • Jadilah Unik dan Berharga
  • Usahakan Terlihat dan Terdengar
  • Jadilah Kolega dan Bawahan
  • Menjaring sana sini
  • Carilah guru
  • Tambah ilmu lagi, lagi dan lagi !
  • Selalu Aktif !

Read Full Post »

“Saya mengidentifikasikan diri sebagai orang yang sukses, dan membiarkan orang lain melihat saya sebagai orang yang sukses”

“Saya bangga dengan prestasi yang saya raih setiap harinya, dan itu membuat saya makin dekat dengan kesuksesan yang saya inginkan”

Read Full Post »