Feeds:
Posts
Comments

Ada tempat di dalam diri Anda, di mana terdapat kedamaian sejati. Dan ada tempat di dalam diri Anda, di mana tidak ada sesuatu pun yang mustahil.

A COURSE OF MIRACLE

Find & Grow Your Stars, don’t buy them !

Ambil keyakinan tentang tempat di dalam diri Anda – di mana tidak ada yang mustahil untuk diraih. Jika keyakinan itu sudah dimiliki, maka Anda tidak perlu lagi ‘membeli’ bintang. Anda hanya tinggal menemukan dan mengembang-kannya, karena potensi bintang itu ada dalam diri setiap manusia!

Program ini dilaksanakan di STP Bandung bagi mahasiswa semester dua program studi  MKP, yang dirancang khusus untuk memunculkan potensi pribadi, menguatkan visi diri, serta membangun komitmen kelas dan komiten pribadi.


Find your Best Self

Training yang melibatkan prodi SDP, MDP, MBW ini dilaksanakan tanggal 9 April 2010, di aula STP Bandung sejak pagi hingga sore hari. Tujuannya adalah untuk

  • Membuka kesadaran yang lebih luas tentang potensi keunggulan dan kesempatan yang dimiliki oleh setiap mahasiswa selama menempuh studi di STPB
  • Menghilangkan hambatan-hambatan dalam diri yang menghalangi optimalisasi potensi
  • Membangun sikap yang positif sebagai pribadi, mahasiswa dan sebagai bagian dari suatu komunitas / lingkungan, serta
  • Membangkitkan motivasi dan keyakinan diri untuk sukses

Meski tema utamanya terkait dengan self management, namun hal lain yang turut terasah dalam pelatihan ini adalah disiplin, kerja sama, kemampuan menyusun strategi kelompok dalam menghadapi kompetisi, solidaritas kelompok dan ikatan emosional yang makin kuat di antara sesama mahasiswa, dan antara mahasiswa dengan dosesn walinya.. karena jika kelompoknya gagal memperoleh skor di games yang sedang dimainkan, maka dosen wali selaku coach, harus push up untuk menerima kekalahan secara sportif !

Dan luar biasanya, meski ‘hukuman’ itu ditujukan pada coach, kelompok mahasiswa yang kalah ini ikut serta menjalani hukuman push up! Bahkan ketika total skor selama pelatihan diumumkan, dan  satu kelompok yang menduduki rangking akhir harus kena ‘hukuman’,  kelompok yang menduduki juara 1 justru ikut push up, sebagai solidaritas mereka terhadap kelompok yang masih satu program studi dengannya !

Akhirnya, pelatihan ini tidak hanya melahirkan seorang mahasiswi yang luar biasa – yang mendapatkan The Most Inspiring Person Award, tapi juga mengukuhkan The Winning Team, dan The Favorite Coach yang begitu semangat mendampingi dan menyemangati timnya selama pelatihan berlangsung hingga akhir penutupan.

Commitment Poster juga dibuat setiap oleh setiap kelompok, yang selanjutnya akan di tempel di kelas dan berfungsi sebagai reminding tentang komitmen bersama — selama studi di STPB

Seru !

Pilihlah tiga orang yang dengannya

Anda dapat membangun persahabatan yang saling mengingatkan

dalam kebaikan, menginspirasi dan memotivasi Anda

untuk memunculkan kualitas terbaik Anda.

Dan pastikan Anda juga melakukan hal yang sama

pada dua sahabat Anda yang lain.


Muhasabah

Selama ini, apa saja yang telah  kita kumpulkan

sebagai bekal akhirat?

Kebaikan apa yang sudah kita tanam?

Keburukan apa saja yang terlanjur kita lakukan?

Jika selama ini malaikat mencatat semua hal tentang kita,

apakah isinya adalah kabar gembira atau kabar buruk

saat di padang mahsyar nanti?

Penyadaran Diri

Dalam Choices, Frederic F. Flach menulis, “Kebanyakan orang bisa menengok ke belakang dan mengingat saat dan tempat ketika kehidupan mereka berubah drastis. Entah karena kebetulan atau disengaja, itulah saat-saat ketika kita terpaksa mengevaluasi ulang diri kita dan kondisi-kondisi hidup kita, dan membuat pilihan-pilihan tertentu yang akan mempengaruhi sisa hidup kita”

Sekarang, mulailah dengan basmalah. Lalu kenalilah diri kita.

Siapakah diri kita selama ini ? Tahukah apa yang sebenarnya kita inginkan dalam hidup ini ? Tahukah arah mana yang akan kita ambil ?

Berhentilah sejenak, dan pikirkan pertanyaan-pertanyaan  tadi.

Gunakanlah waktu beberpa menit untk menuliskan apa saja yang terlintas di pikiran Anda, tentang siapa diri Anda ..

Bismillahirrahmaanirrahiim


Selama ini saya adalah seorang yang ______________________________

______________________________________________________________

______________________________________________________________

______________________________________________________________

______________________________________________________________

Selama ini, yang saya lakukan dalam hidup adalah ___________________

______________________________________________________________

______________________________________________________________

______________________________________________________________

______________________________________________________________

Jika Anda merasa ada sesuatu yang menjadi penyesalan, yang belum pernah Anda ungkap kepada siapa pun, biarlah hanya Allah yang mendengarnya saat ini..

Ya Allah, hamba mohon ampun kepada-Mu

Penyesalan hamba selama ini adalah ______________________________

______________________________________________________________

______________________________________________________________

______________________________________________________________

______________________________________________________________

______________________________________________________________

______________________________________________________________

______________________________________________________________

______________________________________________________________

______________________________________________________________

Allah, Pemilik Segala Kemuliaan,  jangan hinakan kami di hari Engkau bangkitkan kami, Ampuni kami ya Rabb, dan tutuplah kesalahan-kesalahan kami. Sesungguhnya Engkau Maha Pengampun lagi Maha Bijaksana

Ingat-ingatlah saat dalam kehidupan kita ketika kita membuat komitmen sejati untuk melakukan sesuatu dengan cara yang berbeda. Bukankah kehidupan kita berubah karenanya? Mungkin tidak sepenuhnya sesuai dengan prediksi yang kita perkirakan, tapi jelas itu menuntun kita ke arah yang baru.

Ya. Kalau kita ingin berubah, kita harus merangkul komitmen. Tidak hanya berisi janji pada diri kita sendiri. Tapi yang utama, adalah janji kepada Allah.

Komitmen Anda akan Diuji Setiap Harinya

Kesiapan bahwa sewaktu-waktu kita akan menghadapi ujian terhadap komitmen yang sudah dibuat, harus ada di diri kita. Bukan untuk membuat ciut, tapi untuk membuat kita terus maju dengan komitmen itu, karena persiapan perang yang kita bawa pun sudah lengkap.

Ujian itu bisa dalam beberapa cara :

  • Mengalami kegagalan. Mungkin tantangan terbesar terhadap komitmen adalah kegagalan. Bahkan banyak orang yang telah merasakan ketakutan akan kegagalan sebelum mereka berbuat apa-apa. Matanya ‘waspada’ terhadap orang-orang di sekelilingnya yang pernah mengalami kegagalan, sehingga hal itu jadi ‘pembenaran’ bahwa usaha untuk berubah itu sangatlah susah. Begitu susahnya sehingga satu-satunya yang masuk akal adalah gagal.
  • Harus berdiri sendirian. Ketika kita ingin mencapai sesuatu, mungkin ada orang yang berusaha mengalihkan perhatian kita, menantang kita, atau bahkan mencobai kita untuk mengkompromikan nilai-nilai kita. Mungkin mereka kuatir kalau kita maju dan berhasil, mereka akan merasa ketinggalan.  Jika kita menghadapi saat-saat seperti itu, kita perlu bertanya kepada diri sendiri, “Kepada siapakah sebenarnya komitmen ini kita buat ?”. Jika memang Allah adalah tujuan kita membuat komitmen perubahan, maka ada masa-masa ketika kita memang harus berjuang sendirian. Namun yakinlah bahwa Allah yang Maha Memberi Pertolongan.

  • Menghadapi kekecewaan yang mendalam. Jujurlah, banyak hal yang bisa berjalan dengan cara yang salah di dunia ini. Bagaimanakah reaksi kita menghadapi kekecewaan- kekecewaan itu ? Apakah hal itu akan menggoyahkan kita dalam menindaklanjuti komitmen kita? Jangan sekali-kali merasa diri lemah.


Puasa adalah obat hati bagi manusia yang selalu merindukan keperkasaan jasmani dan ruhani, karena di dalamnya megandung potensi yang dapat menghilangkan penyakit hati dan tubuh manusia.

Banyak penelitian medis yang menguatkan hasil bahwa,

Pertama, tidak makan dan minum selama berpuasa memberi kesempatan kepada organ pencernaan untuk beristirahat selama 14 jam. Allan Cott, dalam bukunya Fasting as a Way of Life, menjelaskan bahwa perpuasa juga membantu sistem syaraf untuk beristirahat sejenak sekaligus menormalkan sistem metabolisme tubuh.

Kedua, berpuasa dapat menurunkan kadar gula dalam darah, kolesterol jahat serta tekanan darah yang selama ini mungkin berlebihan karena pola makan yang kurang sehat. Ini terbukti dalam penelitian yang dilakukan oleh paea ilmuwan dari University Hospital, Yordania.

Ketiga, saat berpuasa adalah saat yang tepat untuk menurunkan berat badan. Jika kita tidak makan berlebihan saat berbuka dan saat sahur, berat badan akan lebih cepat berkurang.

Keempat, penelitian yang dilakukan oleh tim ahli The University of North Dakota menyebutkan bahwa, dibanding jenis diet lainnya, puasa bulan Ramadhan tidak akan mengakibatkan kita kekurangan gizi, karena tidak ada batasan yang ketat dalam hal jenis dan jumlah makanan yang bisa dimakan.

Kelima, shalat tarawih yang biasa dilakukan di bulan Ramadhan juga membantu proses metabolisme makanan yang baru dimakan saat berbuka puasa. Sekitar 200 kalori akan terbakar jika kita melakukan sholat tarawih selama bulan Ramadhan.

Keenam, puasa Ramadhan sebenarnya merupakan latihan disiplin diri. Saat itu amat berguna bagi mereka yang ingin berhenti merokok atau menghentikan kebiasaan ngemil

Ketujuh, puasa Ramadhan yang mengharuskan kita mengendalikan hawa nafsu sangat bermanfaat bagi kesehatan mental, yang kemudian juga mempengaruhi kondisi fisik secara keseluruhan.

Nah, yang ini juga menarik.

Khusus bagi para wanita, Alvenia M. Fulton, direktur Lembaga Makanan Sehat Fultonia di Amerika Serikat bahkan mengatakan bahwa puasa adalah cara terbaik untuk memperindah dan mempercantik wanita secara alami. Puasa menghasilkan kelembutan, pesona dan daya pikat. Puasa juga menormalkan fungsi-fungsi kewanitaan dan membentuk kembali keindahan tubuh.

Jadi, kalau para suami sudah tahu begitu dahsyatnya efek puasa bagi istri, coba pikir dua kali untuk melarang istrinya puasa. Saran saya sih, kalau istri minta ijin puasa sunat di luar bulan Ramadhan, dan khawatir tidak bisa ‘menahan diri’, yaa .. niatkan saja ikut puasa. Toh kita juga jadi kecipratan manfaat dan pahala puasa.

( dari berbagai sumber )